Skip to content →

Indonesia Juga Punya Animator Kelas Dunia, Namanya Rini Sugianto

Last updated on Maret 6, 2019

Sepak Terjang Rini Sugianto di Dunia Animasi

Indonesia sesungguhnya tak pernah kekurangan talenta yang bisa bertaraf internasional. Dari dunia animasi, nama wanita ini sudah tak asing lagi. Rini mencapai puncak kejayaannya saat tergabung dalam tim produksi film The Avengers yang booming bukan hanya di Indonesia, tapi juga di dunia. Seperti apa perjalanan dan kiat sukses dari seorang Rini Sugianto? Mari simak ulasan di bawah ini.

Biografi Rini Sugianto

Perempuan berkulit putih dan berkaca mata ini lahir di Lampung. Ia besar di ibu kota provinsi tersebut sejak lahir di tahun 1980. Ia tumbuh besar di tengah keluarganya yang kebanyakan memilih karier di bidang usaha.

Sejak kecil sebenarnya Rini tidak terlalu gemar dan pandai menggambar, ia hanya menyukai kegiatan membaca komik. Tokoh kartun Tintin adalah salah satu favoritnya. Dan film animasi Tintin ini jugalah yang nantinya menjadi garapan awal karier internasionalnya.

Kehidupan Awal

Saat duduk di bangku sekolah menengah atas, ia sudah memilih keluar dari Lampung dan melanjutkan di Kota Bogor. Dari sini, ia lanjut kuliah di Universitas Parahyangan Bandung dengan mengambil Program Studi Teknik Arsitektur.

Menjelang kelulusan, Rini diharuskan menguasai teknik menggambar secara 3D untuk mempresentasikan hasil karya skripsinya. Inilah cikal bakalnya memasuki dunia animasi.

Menyadari hal tersebut, Rini pun tak tanggung-tanggung dalam mengejar ilmu. Ia memilih Amerika Serikat untuk menimba ilmu di Academy of Art University.

Ia sampai melanjutkan ke jenjang S2 dan sempat bimbang mengenai profesi animator yang akan dijalaninya nanti.

Namun dengan dukungan dan sikap pantang menyerah, ia pun terus memasuki dunia ini dengan mulai bekerja sebagai animator.

Perjalanan Karier

Sebelum menapaki kesuksesan sebagai animator film The Avengers, Rini terlebih dahulu merangkak karier dari bawah. Asam garam pun dilaluinya selama meniti karier di Amerika Serikat.

Dari mulai bekerja sebagai tukang fotocopi di sebuah studio, sampai magang selama satu tahun di studio lain. Akhirnya pada tahun 2007, ia bekerja membuat game-game sinematik dengan keahlian animasinya. Salah satu game ciptaannya bernama Halo Wars.

Kesempatan emas datang di tahun 2010. WETA Digital membuka lowongan animator dalam proyek film The Adventures of Tintin: Secret of The Unicorn. Rini pun berhasil mendapatkan tawaran itu, dan bertindak sebagai animator dalam film tersebut dengan total menciptakan 70 shot. Ini adalah yang terbanyak dari animator lain di proyek film tersebut.

Ternyata di WETA Digital tersebut bukan hanya Rini yang berasal dari Indonesia. Meskipun di bagian animasi hanya ia seorang, tapi orang Indonesia ada juga yang terlibat di departemen lain, seperti Pipeline, FX, dan Rotoscape.

Hal ini diakuinya sebagai hal yang luar biasa mengingat perusahaan digital tersebut juga memiliki skala internasional.

Pencapaian Rini Sugianto

Setelah proyek film Tintin, Rini pun mendapatkan tawaran untuk menggarap animasi beberapa film terkenal lainnya. Sebut saja The Avengers: Age of Ultron, Hunger Games: Cathing Fire, Iron Man 3, Teenage Mutant Ninja Turtle, Hobbit seri pertama dan kedua, juga Ted. Semuanya termasuk film yang sukses di pasaran internasional.

Menurutnya, kunci kesuksesan dalam dunia animasi internasional adalah ketelitian, keuletan, serta kesabaran. Karena berbeda dengan adegan manusia, pada film kartun animasi, tidak mudah membuat sebuah pergerakan yang sederhana sekalipun, seperti gerakan menoleh. Dibutuhkan banyak waktu dan detail yang harus diperhatikan.

Ke depannya, semoga Indonesia bisa lebih baik lagi dalam berkarier di bidang animasi berskala internasional. Tentunya bukan hal yang mudah. Dibutuhkan juga manajemen waktu yang baik, pantang menyerah, serta biaya yang tidak sedikit.

Namun, jika ada kemauan pasti ada jalan. Seorang Rini Sugianto sudah membuktikannya sendiri.

Baca juga: Tradisi Wanita Suku Madura yang Legendaris, Penuh Filosofi

Related Posts

Published in Inspirasi Tokoh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *