Ingin Menyapih? Pelajari Cara Membuat Anak Lupa dengan ASI Berikut Ini:

Cara Membuat Anak Lupa Dengan ASI

Membuat anak berhenti menyusu adalah tugas bagi setiap orangtua. Terutama para ibu agar anak tidak bergantung dengan Air Susu Ibu atau ASI setelah memasuki usia 2 tahun. Namun, sayangnya tidak semua orangtua mengetahui bagaimana cara membuat anak lupa dengan ASI sehingga sulit untuk membiasakan anak berhenti menyusui.

Fase berhenti menyusui atau biasa dikenal juga dengan istilah menyapih memang menjadi fase yang tidak mudah dilalui baik bagi anak maupun orangtua. Hal inilah yang membuat tak sedikit ibu tetap memberikan ASI meskipun usia anak sudah lebih dari 2 tahun. Oleh karena itu, supaya anak bisa berhenti menyusui simak penjelasan mengenai cara membuat anak lupa dengan ASI berikut ini:

Pelajari Cara Membuat Anak Lupa Dengan ASI Berikut Ini:

Cara Membuat Anak Lupa Dengan ASI
Gambar oleh fancycrave1 dari Pixabay

1. Sampaikan Pada Anak Bahwa Sudah Waktunya untuk Berhenti Menyusui

Komunikasi adalah hal terpenting yang harus dilakukan ibu supaya anak memahami bahwa sudah tiba saatnya untuk tidak lagi menyusui. Membuat anak berusia 2 tahun untuk memahami kondisi seperti itu mungkin tidaklah mudah, tetapi tidak ada salahnya untuk terus mencoba berkomunikasi beberapa kali dengan cara yang lembut.

Katakanlah pada anak bahwa setiap anak yang telah berusia 2 tahun tidak boleh lagi mengkonsumsi ASI dari ibunya. Berikan anak pengertian bahwa ASI tidak baik diberikan bagi setiap anak yang sudah tumbuh besar.

2. Ubah Kebiasaan Makan Anak

Cara membuat anak lupa dengan ASI yang terbilang cukup ampuh dan banyak dilakukan orangtua adalah mengubah kebiasaan makan anak. Artinya, orangtua harus lebih rajin memberi makan anak sebagai pengganti asupan ASI. Cara ini mampu membuat anak perlahan-lahan melupakan ASI.

Hal yang perlu diingat ketika melakukan cara yang satu ini adalah membuat jadwal makan anak secara teratur dan usahakan agar anak tidak selalu merasa kelaparan. Sebab, salah satu pemicu yang membuat anak ketagihan dan tidak bisa lepas dari ASI adalah menyusui di saat kelaparan. Oleh karena itu, pastikan anak tidak lagi merasa kelaparan dan selalu menikmati makanan pengganti ASI.

Di pagi hari, usahakan untuk selalu membuat sarapan sebelum anak bangun. Jadi, ketika anak sudah bangun sarapan bisa langsung diberikan dan anak tidak lagi merasa kelaparan. Begitupun dengan makan siang dan makan di sore hari, pastikan anak diberi makan sesaat sebelum waktu laparnya.

3. Beri Anak Susu Formula

Jika kedua cara di atas masih belum berhasil juga membuat anak melupakan ASI, maka cobalah untuk memberikan anak susu formula. Tawarkan anak susu formula dengan menggunakan botol dan beri tahu bahwa susu tersebut sama dengan ASI yang biasa diminumnya.

Apabila anak belum pernah mengkonsumsi susu formula sebelumnya, perhatikan reaksi setelah minum susu formula. Jika tidak muncul gangguan kesehatan setelah minum susu formula seperti muntah-muntah, kesulitan pup, atau bahkan pup dalam frekuensi yang cukup sering maka orangtua bisa menghentikan pemberian susu formula. Jika masih tetap ingin mengganti ASI dengan susu formula maka cobalah ganti dengan merek lain dan konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Baca juga: Kesalahan Orangtua Dalam Mendidik Anak

4. Tentukan Batas Waktu Menyusui

Bagi orangtua yang tidak ingin langsung berhenti memberikan ASI kepada anak, bisa dimulai dengan membatasi waktu menyusui anak. Jika anak biasa diberi ASI selama 15 menit, maka cobalah untuk menguranginya menjadi 10 menit lalu dibatasi lagi secara berkala.

Setiap kali hendak menyudahi pemberian ASI, alihkan perhatian anak dan bujuk untuk melakukan suatu hal yang disukainya. Dengan begitu, anak akan dengan mudah terbiasa menerima ASI dalam waktu yang singkat.

5. Tunda Waktu Menyusui

Cara ini terbilang cukup efektif membuat anak lupa dengan ASI jika sebelumnya ibu telah berhasil membatasi waktu menyusui. Ketika anak sudah terlihat menginginkan ASI, cobalah untuk mengalihkan perhatian anak dan jangan langsung memberikannya ASI.

Namun, jangan sekali-kali mencoba menunda waktu menyusui dengan cara membentak anak. Hal ini justru akan membuat anak semakin tidak mau melupakan ASI dan berpotensi membentuk karakter keras kepala yang pada akhirnya sulit untuk menuruti perkataan orangtuanya.

Demikian penjelasan mengenai cara membuat anak lupa dengan ASI. Dari kelima cara tersebut, pilihlah cara yang paling sesuai dengan kondisi anak dan paling memungkinkan untuk dilakukan. Selamat mencoba!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 4 =

Scroll to Top