Cara Mengajarkan Anak Menulis Yang Paling Mudah

Cara Mengajarkan Anak Menulis

Mempunyai anak bisa menulis tentu kebanggan tersendiri. Apalagi kalau keberhasilannya tersebut disebabkan oleh latihan yang diajarkan kedua orang tuanya. Maka dari itu, orang tua harus tahu cara mengajarkan anak menulis yang paling mudah.

Di bawah ini ada beberapa teknik mengajarkan anak menulis sejak dini. Semuanya mudah, asalkan orang tua bisa melatih dengan serius dan berkonsentrasi. Jangan dilupakan, anak harus diberikan reward kalau sudah bisa menulis. Ini dia cara yang dimaksud:

Cara Mengajarkan Anak Menulis

Cara Mengajarkan Anak Menulis
Gambar oleh free stock photos from www.picjumbo.com dari Pixabay

1. Ajari Menulis Garis

Teknik atau cara mengajarkan anak menulis yang pertama ialah mengajari menulis garis. Ini merupakan cara yang harus diberikan di awal karena si kecil masih belum bisa menulis kompleks.

Silakan ajari anak menulis garis pendek, garis panjang, garis miring, garis samping dan lainnya. Jangan lupa, orang tua selalu membantu dengan cara memegang tangan anak lalu beri dorongan agar tangan si kecil bergerak menulis sesuai contoh.

2. Mulai Menulis Bangun Sederhana

Jika anak sudah bisa menulis garis, silahkan lanjutkan ke latihan yang berikutnya yaitu menulis bangun sederhana. Pastikan, shape yang dijadikan contoh adalah yang paling mudah supaya anak bisa menulisnya dengan lebih cepat.

Shape atau bangun yang sering dijadikan media latihan menulis awal adalah lingkaran, segi empat dan segitiga. Jika sudah selesai, silahkan shape yang sudah ditulis si kecil diberi warna supaya anak lebih bersemangat untuk belajar di keesokan harinya.

3. Mengajari Anak Menulis Huruf Vokal

Kembali ditekankan kalau anak harus sudah bisa menulis sejak dini. Maka dari itu, orang tuanya harus tahu cara mengajarkan anak menulis yang paling simple. Salah satunya, mengajari anak menulis huruf vokal.

Menulis huruf vokal adalah teknik mengajari menulis yang paling mudah dibandingkan menulis huruf konsonan. Pasalnya, liukan pensil lebih mudah, bentuk tulisan juga tidak terlalu jelimet.

Baca juga: Cara Agar Anak Cepat Bicara

4. Latihan Menulis Huruf Konsonan

Langkah berikutnya ialah mulai dilatih untuk menulis huruf konsonan. Namun pastikan, ketika menulis tangan orang tua tetap harus berada di atas tangan anak. Sehingga anak lebih mudah untuk menyesuaikan oretannya dengan contoh huruf yang harus dituliskan.

Jika sudah tiba di tahap ini, seharusnya anak sudah bisa dilepas. Artinya, tidak lagi menulis di atas contoh huruf, melainkan menulis dengan contoh huruf cukup diperlihatkan saja.

5. Lakukan Pengecekan Tulisan

Maksud dari melakukan pengacakan tulisan ialah, orang tua menguji anak apakah sudah bisa menulis semua huruf atau tidak. Caranya dengan memberikan instruksi untuk menulis huruf yang ditunjukkan secara acak.

Jika si kecil bisa menulis semua huruf yang ditunjukkan dengan baik, maka berarti si kecil sudah siap untuk masuk ke latihan yang berikutnya. Yaitu, berlatih menulis tanpa contoh.

6. Menulis Tanpa Contoh

Jika anak sudah mahir menulis dengan contoh, maka cara mengajari anak menulis yang keenam adalah menulis tanpa contoh. Tekniknya, orang tua menyebutkan nama hurufnya, dan si anak akan menulis huruf tersebut di atas kertas.

Cara ini bisa dilakukan jika si kecil juga sudah hafal nama-nama huruf. Maka dari itu, iringi latihan menulis dengan latihan membaca yang intensif. Pastikan tidak melatih salah satunya terlebih dahulu, tetapi latihan diberikan secara bersamaan.

Jika ingin memiliki anak cepat bisa menulis, silakan terapkan cara mengajarkan anak menulis yang sebagian sudah dijelaskan di atas. Usahakan orang tua melatih si kecil dengan telaten, sabar dan tidak menunjukkan mimik marah.       

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − five =

Scroll to Top