Skip to content →

Cara Merawat Organ Intim Wanita yang Penting Diperhatikan

Berbagi Informasi Penting Mengenai Cara Merawat Organ Intim Wanita

Jangan pikir sebagai wanita, bisa seenaknya saja dalam menjaga kesehatan organ intim Anda.

Bahkan, penyakit sekelas kanker serviks pun selalu bisa menghantui bila organ intim lupa dirawat. Namun, ada juga beberapa kebiasaan yang ternyata selama ini kurang tepat dilakukan dan bisa berpotensi mengganggu organ intim.

Berikut ini adalah cara merawat organ intim wanita yang harus diperhatikan.

Cara Merawat Organ Intim Wanita Saat Mandi

Saat mandi, hindari membersihkan organ intim menggunakan sabun mandi. Menggunakan cairan pembersih vagina pun sebaiknya dihindari. Karena sebenarnya, organ intim wanita sudah diciptakan dengan kemampuan membersihkan daerah tersebut dengan cairan.

Dan lagi, pada organ intim wanita terdapat bakteri yang sifatnya untuk melindungi, jadi tidak semua bakteri yang ada dalam vagina untuk merusak atau menimbulkan penyakit.

Jadi misalnya Anda tetap menggunakan sabun atau pembersih khusus, ditakutkan malah bisa sekaligus membersihkan semua bakteri yang menguntungkan tadi. Jadi bukannya membantu, malah bisa merugikan diri sendiri.

Setelah Buang Air Kecil

Sebaiknya setelah buang air kecil, Anda membersihkan organ intim memakai tisu kering atau lap dari kain yang halus. Yang perlu diperhatikan adalah cara mengusap menggunakan tisu atau lap kain tersebut.

Sebaiknya arahkan tisu atau lap tersebut dari depan ke belakang. Karena pada bagian belakang (anus), lebih banyak mengandung bakteri jahat yang bisa saja jadi ikut terbawa ke dalam organ intim saat diseka.

Kebanyakan wanita mungkin tidak memperhatikan hal ini karena dianggap sepele, padahal bisa saja menimbulkan hal yang negatif jika terus menerus diakukan.

Selain itu, bila menggunakan toilet duduk dengan air selang, jangan langsung mengarahkannya ke organ intim Anda.

Arahkanlah ke bagian depan agar airnya mengalir turun dan membersihkan organ intim secara otomatis.

Setelah Buang Air Besar

Kebiasaan baik yang perlu dibiasakan juga adalah membersihkan organ intim minimal sekali dalam sehari dengan memakai air hangat. Dan waktu terbaik melakukannya adalah setelah buang air besar.

Jika sedang mengalami haid, sebaiknya tingkatkan frekuensi membersihkannya menjadi minimal dua kali dalam sehari karena bakteri yang ada pada masa itu menjadi berkali lipat dibanding saat biasa.

Penggunaan Celana Dalam dan Pembalut

Bahan celana dalam pun sangat memengaruhi perawatan organ intim pada wanita. Jika memungkinkan, pilihlah ukuran celana dalam yang agak longgar dengan bahan katun atau yang mudah menyerap keringat.

Usahakan juga teratur dalam menggantinya, kalau bisa setiap 4-6 jam sekali. Dan bagi yang sedang dalam masa menstruasi, gantilah juga pembalut setiap tiga jam atau sesuai volume darah yang keluar.

Hindari Stres

Hal penting lainnya yang kadang terlupakan adalah merawat pikiran agar terhindar dari stres. Hal ini sangat penting, karena bila wanita stres, bisa berpengaruh pada terganggunya kesehatan organ intim.

Jadi bila Anda ingin merawatnya dengan lebih baik, hindari juga stres atau pikiran berlebih.

Melakukan Vaksin HPV

Nah, cara yang satu ini kebanyakan belum dilakukan oleh semua wanita. Umumnya malah karena belum menyadari arti penting dari vaksin ini. vaksin ini untuk menghindarkan wanita dari penyakit kanker serviks.

Perawatan organ intim ini sangat dianjurkan dilakukan sebelum menikah, dengan jenjang umur terbaik antara 9-25 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan setelah umur 25 tahun, daripada tidak dilakukan sama sekali.

Meski ada beberapa hal yang sudah menjadi kebiasaan masing-masing wanita, sebaiknya beberapa cara di atas ini tetap dilakukan. Alasan kesehatan menjadi satu-satunya alasan yang perlu dijaga.

Bila memang ada keluhan saat menerapkan cara merawat organ intim wanita di atas, mungkin sebaiknya Anda menghubungi dokter ahli. Tetapi, secara umum, cara-cara di atas adalah yang terbaik.

Baca juga tips fashion wanita lainnya

Related Posts

Published in Lifestyle

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *