Skip to content →

Tips Menjaga dan Merawat Organ Intim Wanita yang Aman

Tips Menjaga dan Merawat Organ Intim Wanita yang Jarang Diketahui

Kelalaian dalam menjaga dan merawat organ intim wanita tentu akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Untuk itu, ketahuilah tips menjaga dan merawat organ intim wanita secara benar dan aman sesuai dengan anjuran dokter atau ahli kesehatan.

Beberapa kalangan wanita, selalu disibukkan dengan aktivitasnya sehari-hari, sehingga mereka lebih memperhatikan perawatan tubuh dan wajah, kemudian abai tentang kesehatan organ intimnya.

Padahal, aktivitas yang menyibukkannya sehari-hari, dapat meningkatkan produksi keringat, sehingga pada saat berkeringat, bagian organ intim akan lebih lembab.

Organ intim wanita memiliki jumlah bakteri lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lain, maka dari itu, ketahui beberapa cara merawatnya sebagai berikut:

Baca juga tips wanita lainnya.

Cara membilas organ intim setelah buang air dengan benar

Tidak hanya setelah buang air kecil saja, setelah buang air besar pun, wanita diharuskan untuk membersihkan organ intimnya dengan benar, yaitu dengan cara membasuhnya dengan air dari arah depan ke belakang. Dengan cara ini, vagina tidak akan mudah dimasuki oleh bakteri, khususnya bakteri yang datang dari arah anus menuju vagina.

Keringkan organ intim menggunakan handuk

Setelah Anda membersihkan organ intim dengan air, kemudian keringkan dengan menggunakan handuk bersih. Pada situasi tertentu, Anda bisa mengganti handuk dengan menggunakan tisu yang lembut. Hal ini penting untuk diperhatikan, karena bakteri mudah sekali berkembang pada area yang lembab.

Bagi Anda yang menggunakan tisu, pastikan tisu yang digunakan tidak meninggalkan serat yang menempel atau tertinggal. Karena, tisu yang lembab akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

Perhatikan dalam pemilihan pakaian dalam

Penggunaan dan perawatan pakaian dalam yang biasa Anda kenakan pun wajib diperhatikan. Bagi para wanita, sangat dianjurkan untuk menggunakan celana dalam berbahan katun. Bahan katun memiliki daya serap yang baik pada keringat, sehingga dapat mengurangi kelembaban pada area organ intim. Jangan lupa juga untuk selalu mengganti celana dalam setelah melakukan aktivitas.

Cara Memilih Produk Pembersih Wanita yang Benar

Saat ini, ada cukup banyak produk pembersih kewanitaan yang ada di pasaran. Banyaknya produk yang ditawarkan seringkali membingungkan dalam memilihnya. Meski demikian, ternyata tidak semua produk tersebut aman untuk digunakan sehari-hari. Jadi, pastikan Anda ketahui terlebih dahulu cara memilihnya sebagai berikut:

Memiliki Kandungan Bakteri Baik

Bakteri baik atau lactobacillus adalah bakteri yang juga terdapat pada organ kewanitaan. Lactobacillus dapat mencegah pertumbuhan bakteri jahat yang biasa menyebabkan infeksi pada organ kewanitaan.

Ada beberapa produk kewanitaan wanita yang juga memiliki kandungan lactobacillus, dengan demikian produk tersebut bisa mencegah pertumbuhan bakteri jahat pada organ kewanitaan.

Bisa Mencegah Kelembaban Pada Area Kewanitaan

Organ kewanitaan yang kering, atau kelembabannya tidak terjaga, adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan infeksi dan iritasi pada vagina. Kondisi ini sering terjadi pada beberapa wanita, khususnya mereka yang sudah menopause.

Cara mengatasinya adalah dengan memilih produk pembersih area kewanitaan yang bersifat melembabkan, atau memiliki kandungan aloevera.

Memiliki Sifat Hypoallergenic

Beberapa produk pembersih area kewanitaan dapat memicu reaksi alergi. Jadi, sebelum Anda membelinya, sebaiknya lakukan pengecekan terlebih dahulu pada label yang tertera.  

Pilihlah jenis produk yang mencantumkan label hyproallergenic pada kemasan. Produk pembersih tersebut memiliki risiko lebih rendah menimbulkan reaksi alergi pada organ intim wanita.

Itulah beberapa tips menjaga dan merawat organ intim wanita yang tidak boleh diabaikan. Lakukan cara-cara di atas agar kesehatan organ kewanitaan Anda tetap sehat dan terawat.

Related Posts

Published in Lifestyle Motherhood

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *